RSS Feed

Sabtu, 03 Juli 2010

Bagaimana hati dan jiwa yang kaya?

Assalamu’alaikum warahmatullah…

KEKAYAAN HATI DAN JIWA

Kebanyakan orang menilai harta melalui sudut penilaian kuantitas finansial nya semata. Semakin banyak jumlah investasi seseorang maka dinyatakan dia sebagai konglomerat… Mobil mewah,, rumah mewah,, saham berlimpah,, hanya parameter kaya harta bukan kaya hati nya...

Namun,, kekayaan yang sebenarnya adalah yang bersumber dari hati dan jiwa.. Rela menerima apa yang telah dicapainya… Tidak menuntut apa yang di luar batas kemampuannya… Atau merendahkan diri sendiri sebab mengharapkan sesuatu dari orang lain… Orang yang mampu menahan diri dari sifat luapan hatinya akan tenang dan tentram… Orang yang berhati miskin,, tidak malu melibatkan diri dalam perkara yang hina nista sebab nafsu serakahnya… Akibat itu,, martabatnya jatuh dalam pandangan orang banyak…

Bukhari dan Muslim meriwayatkan, bahwa Nabi Shalallahu’Alaihi Wasalam bersabda: “Kekayaan itu bukan dengan menumpuk harta benda yang banyak. Tapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan hati dan jiwa.”

Bagi yang menginginkan kekayaan hati,, hendaknya yakin sepenuhnya bahwa ALLAH jua yang memberi atau menahan,, tiada yang lain… Segala nikmat wajib disyukuri… Rela menerima takdir… Serta selalu berdoa dijauhkan dari sesuatu yang mudlarat…

Penyair sufi berkata:

Dari Tuhanmu saja, carilah kemulyaan

menggantungkan diri kepada-Nya,, sumber ketenangan

kekayaan hakiki,, ada dalam hati

dan dalam jiwa seseorang

betapa banyak yang tampak miskin lagi menderita

pada hakikatnya ia kaya,, jutawan

dan yang terlihat kaya raya,, tegak berdiri dengan angkuhnya

sebenarnya ia bangkrut,, hidup merana

dia adalah bangkai,, namun belum dikebumikan…

Wassalam…

*Secercah catatan….

buat ana pribadi,,, mudahan bisa buat tambahan bacaan pula buat antum2,,, mudahan kita2 bisa mengambil ibrohnya dan mengamalkannya… Amiin Allahumma Amiin…

diolah kembali oleh:
Nurul Aulia Rahmi
*Cumi Farma ^^v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar